Tipe Anggota Group Badminton

credit image: www.iconexperience.com

Disclaimer: Pengalaman yang tertuang dalam tulisan ini berdasarkan “my point of view” dan bisa jadi berbeda dengan pengalaman para pembaca sekalian.

Bermain badminton memang menyenangkan, asal kita tahu bagaimana cara menikmati permainan tersebut. Setelah sekian bulan saya bergabung ke dua group badminton yang berbeda, sedikit banyak saya bisa menyimpulkan beberapa tipe pemain badminton di dalam suatu grup:

  1. Tipe I am the winner. Menikmati permainan hanya ketika meraih kemenangan. Apabila kalah, maka berasa mendapat aib dan (pasti) tidak terima. Biasanya tipe ini akan menantang (re-match) sang pemenang pada sesi berikutnya.
  2. Tipe I am the best. Biasanya dalam permainan ganda, ketika sang partner dari tipe ini melakukan kesalahan memukul atau serve misalnya, maka dia akan marah dan (sok) ngajarin dengan nada menggurui. Biasanya tipe ini malas berpartner dengan orang yang level kemampuan badmintonnya lebih rendah darinya.
  3. Tipe Srimulat. Kalah atau menang bukan masalah bagi tipe ini. Mereka menikmati permainan karena ada unsur fun alias lucu dalam permainan tersebut. Misal ada temen yang gagal mengembalikan shuttlecock atau terpeleset.. maka tipe orang ini akan mengejek habis2an temannya tadi. Biasanya, ketika tipe ini melakukan kesalahan, beliau juga terima2 saja andai ada yang mengejeknya habis2an.. Bagi tipe ini, bermain badminton adalah olahraga fisik sekaligus untuk mengurangi stress. Meski kadang, tidak setiap orang menerima ketika diejek sama si tipe srimulat ini. ahahahaha.
  4. Tipe High Quality Expert. Tipe ini merupakan tipe ideal. Beliau jago main badminton, tetapi masih mau bermain sekaligus mengajari dengan sabar teman-temannya yang masih belajar badminton.
  5. Tipe Baper.  Orang tipe ini apabila kalah dalam permainan badminton misal karena di-smash bolak balik ama si A, maka beliau di kehidupan sehari2 menjadi jengkel sama si A. Sering kejadian juga, orang ini hanya jengkel apabila kalahnya ama orang yang lebih muda usianya.
  6. Tipe Pemalu. Biasanya jarang main, karena merasa tidak PeDe dengan kemampuan bermain badminton-nya plus merasa akan merepotkan teman yang lebih jago apabila bermain ganda. Maka dari itu, tipe ini memilih hanya bermain dengan rekan-rekan satu level kemampuannya. Alhasil ya tidak ada improvement dalam permainan badmintonnya.
  7. Tipe I am the Boss. Nah kalo ini ada lumayan banyak.. Mereka cuma mau enaknya doang.. datang dan bermain aja. Bagi beliau, urusan siapa yang booking lapangan, beli shuttlecock atau ngurus iuran mah biar orang laen aja yang ngurusin, toh saya khan udah bayar iuran. Paling ngeselin kalo orang tipe ini udah gak mau ngurusin, eeh masih aja mencela ketika di lapangan tanpa berkontribusi tenaga dan waktu. Misalnya: “Lhoh..kok bookingnya hanya satu jam sih?” atau.. “Lhoh.. ini shuttlecock-nya gak ada yang bagusan apa?”.
  8. Tipe Pengalah. Kebalikan dari tipe “I am the boss”, tipe orang ini rela untuk berkorban demi berlangsungnya permainan badminton: mulai dari booking lapangan, beli shuttlecock atau sebagai bendahara iuran. Nah, repotnya..tipe ini justru sering dimanfaatkan oleh orang lain. Pahalanya yakin banyak sih, tapi kasihan juga. hahahaha.

 

Dari 8 tipe tersebut diatas, termasuk tipe manakah anda? Tidak menutup kemungkinan sih ada beberapa tipe yang melekat untuk satu orang.  Silahkan kalau ada yang mau menambahkan tipe lagi..

arigetas

Mahasiswa master di Prince of Songkla University, Thailand. Seorang suami dan ayah dari seorang anak pintar, lucu dan usil.

2 Comments

    • Wahahahaha.. tapi boleh kok Bu, tipe pemalu tapi rutin sebagai donatur shuttlecock ke PERMITHA.. 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *