Antara Mesin Waktu dan Pintu Kemana Saja

credit images: http://ameblo.jp    and   http://www.tomochiclothing.com

Pencinta kartun Doraemon pasti tidak asing akan kedua nama alat yang tercantum di judul postingan ini. Kalau yang belum tahu, ya bisa cek disini. Gimana? Mupeng khan? hahahaha,

By the way, berapakah usia anda saat ini? Sudah apa sajakah yang anda alami selama ini?

Setiap orang di sekeliling kita sendiri, hampir pasti berbeda usia tetapi pasti memiliki beda pengalaman hidup. Ibarat DNA atau sidik jari, antar individu bisa jadi memiliki kemiripan, tetapi sejatinya proses kehidupan mereka tetap berbeda.

Berbicara kehidupan manusia, pasti kita tak akan lepas dari namanya berbuat kesalahan. Ya apapun itu, kecil besar, mulai yang sepele hingga serius. Kesemuanya itu bisa juga terjadi karena penyebab yang sebenarnya terlihat kecil, tetapi bisa membuat orang lain kecewa yang teramat dahsyat.

Kalau udah seperti ini, ketika merenungi kesalahan dan berkhayal .. terkadang saya pengen punya alat Doraemon itu. Awalnya, saya selalu ingin punya mesin waktu tuk kembali ke masa awal dan memperbaiki semuanya. Sampai suatu hari, dalam suatu diskusi sore hari, ada suara halus masuk di kepala dan bertanya:

“Yakin kamu mau mesin waktu? Bukan pintu kemana saja?” tanyanya.

Sekejap kemudian aku tersadar, linimasa alias timeline kehidupanku ini sudah berjalan. Kalau aku kembali ke masa lalu dengan mesin waktu. Itu semua terlalu mudah dan gak keren, sih. Sampai akhirnya aku memutuskan tuk memilih pintu kemana saja. Kenapa begitu?

Dengan pintu kemana saja, aku bisa menemui orang yang kukecewakan, meminta maaf serta bertanggung jawab, berusaha tuk tidak mengecewakannya lagi di masa akan datang.

Aku minta maaf.
22 Februari 2017

arigetas

Mahasiswa master di Prince of Songkla University, Thailand. Seorang suami dan ayah dari seorang anak pintar, lucu dan usil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *