Bermain Game: Console, Computer, Android hingga Online via Steam

credit image; wikipedia.org

Apakah game pertama kamu?

Kalau saya pas usia TK sih, main Skiing di console Atari – itu juga nebeng waktu mampir ke rumah Pakdhe di Jakarta. Sebelas dua belas dengan game yang saya mainkan pertama kali di komputer, waktu dulu saya bermain game tentang kodok yang menyeberang jalan dan sungai. Judul gamenya adalah Frogger terbitan 1981. Ah iya, tentu saja saya bermainnya dengan mengeksekusi dari 5.25″ floppy disk. Iya iya, dari pemaparan ini… saya sudah tidak termasuk berusia muda saat menulis postingan ini. Hahaha.

Kemudian saat SD di kota Surakarta, saya pun nebeng main game Battle City alias Tank di console Nintendo di rumah tetangga. Berlanjut hingga game terpopuler: Mario Bross. Kemudian saya pun sempat rajin menabung demi main dingdong pakai koin 100 rupiah-an setiap akhir minggu.

Nah pada saat saya SMP di Karanganyar, mungkin karena saya bersekolah di Kabupaten yang termasuk agak pelosok, saya tidak bermain game di luar rumah. Hanya terbatas main pinball di PC saja. Selain itu, saya justru lebih banyak berinteraksi dengan teman-teman secara “nyata”, Maksudnya, kami bermain di luar rumah.

Kemudian saat saya SMU di kota Surakarta, seingat saya.. saya hanya nebeng di rumah teman tuk bermain game Sonic yang ngumpulin cincin-cincin di console Sega – yang entah saya gak tahu Sega generasi berapa. Agak mirip masa saya SMP, di masa SMU ini saya lebih tertarik dan sibuk untuk mengotak-atik alat komunikasi 2 meter band. Saat itu saya sebagai breaker gelap – alias tak berijin dan suka nebeng cuap-cuap di frekuensi 142.880 MHz dan 144.220 MHz. Teman saya waktu itu lebih dominan Bapak-Bapak yang memiliki sifat kekeluargaan yang kuat banget.

Saat saya berkuliah di kota dingin, Malang – Jawa Timur.. disanalah geliat nge-game saya mencapai puncaknya. Adalah game Need for Speed Underground (NFSU) yang menjadi pemicunya. Ah ya, waktu itu saya bermain di PC saya. Masih segar di ingatan saya kalau VGA card saya tidak support motion blur saat NOS dinyalakan.. berbeda dengan PC teman saya yang VGA cardnya 3 kali lebih mahal dari punya saya. hahahaha. Saya bermain NFSU, NFSU 2 dan NFSU 3 Most Wanted. Dari ketiga seri ini, tentu NFSU 2 menjadi favorit saya. Bahkan tahun 2015 – sekitar 8 tahun dari saat terakhir saya bermain NFSU2, saya iseng menginstall NFSU2 di laptop Thinkpad saya dan berjalan mulus. Semua itu kulakukan atas nama NOStalgia diantara kesibukan saya kecanduan bermain . badminton. Hahhaha.

credit image: google.com

Kemudian saat bekerja, saya otomatis tidak bermain game secara spesifik. Terkadang memang saya bermain game di gadget android saya. Temple Run, Minion Rush hingga The Hardest Game 2 merupakan 3 game favorit saya diantara banyak game yang saya mainkan. Hingga akhirnya, suatu waktu saya ngobrol dengan teman saya. Dia bekerja di bidang Cyber Security. Diantara waktunya, dia senang untuk bermain game online yang disupport STEAM. Disitu, ada banyak jenis pilihan game mulai yg free to play hingga yang berbayar. Teman saya itu paling kecanduan main game berjudul Left 4 Dead.

credit image: wikipedia.org

Game yang bercerita tentang perlawanan manusia terhadap zombie dan para mutant ini memang populer, meski dirilis sudah sekian tahun yang lalu. Oh iya, game Left 4 Dead itu sampai ada dua seri (sequel) yaitu 1 dan 2. Game tersebut disupport Steam dan kita bisa membelinya eceran atau keduanya (bundle). Sebagai informasi, kalau kita membeli bundle maka akan mendapatkan diskon 25%. WoW.  Nah, kemudian untuk membelinya, kita perlu men-top up balance steam kita terlebih dahulu via Steam Wallet di Tokopedia. Cara beli Steam wallet itu mudah banget kok.

Begitulah kisah saya.. selamat berakhir pekan dan bermain game kesukaan anda semua…  ^^,

ps: Eh, sadarkah anda.. sedari awal tulisan saya selalu tidak pernah main game console di rumah saya sendiri. Saya selalu nebeng di rumah teman, Ya karena jaman itu, keuangan keluarga kami tidak mencukupi untuk kebutuhan tersier macam bermain game. Hahahaha.

arigetas

Mahasiswa master di Prince of Songkla University, Thailand. Seorang suami dan ayah dari seorang anak pintar, lucu dan usil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *