Rate Tarik Uang Baht di Thailand dengan Kartu ATM Indonesia

Aku pakai kartu ATM BNI ini di mesin ATM SCB

Duh, uang Baht (Thailand) aku habis.. Tapi adanya kartu ATM Bank Indonesia..
Bisa buat narik di ATM Bank Thailand gak ya?

Oke, aku akan menceritakan pengalamanku terkait hal ini. Kali ini aku menggunakan kartu ATM BNI yang ada logo Master Card di depannya. Kalau di belakang kartu sih ada logo: Maestro, Cirrus, Link, ATM Bersama, Prima dan BNI Debit. Dengan kartu ATM BNI tersebut, aku mengambil uang 10,000 Baht di ATM SCB (Siam Commercial Bank). Berapakah uang Rupiah di rekening BNI-ku yang terpotong? Continue Reading

Apakah Stress dan Depresi Ada di Sekitar Kita?

Tulisan ini aku buat di handphone, di dalam bus Konsortium dalam perjalanan dari Hat Yai menuju Malaysia. Kebetulan aku ada keperluan di KL Sentral selama beberapa hari. Saat berhenti di suatu restoran di Bukit Kayu Hitam – selepas perbatasan Thailand dan Malaysia, entah kenapa, tetiba aku teringat tentang cukup banyaknya orang yang melakukan bunuh diri.

Sejak aku masih kecil, aku sudah mendengar cerita tentang orang yang memutuskan tuk mengakhiri hidupnya. Kalau tidak gantung diri ya minum racun misalnya apotas. Saat itu, aku tidak ada ide ataupun bayangan perihal alasan apa yang digunakan orang tersebut sebelum memutuskan untuk bunuh diri. Continue Reading

Tips Trik Saat Teman atau Saudara Meminjam Uang

“Bro, Gue pinjam uang donk buat modal …. Gue balikin 3 bulan deh..”

Kalimat diatas terdengar familiar kah? Seringkali persahabatan bahkan persaudaraan bisa terasa hambar, retak, pecah hingga bubar gegara suatu hal yang namanya uang. Saya sih tidak perlu menceritakan contohnya, tetapi di sekitar anda ada banyak khan contoh aslinya?

Nah daripada merusak hubungan antara individu manusia hingga memutuskan tali silaturahmi, bagaimana sih yang bisa kita lakukan ketika ada teman atau saudara yang meminjam uang ke kita? Misalnya nih, ada yang ingin meminjam ke kita 5 juta rupiah dan kita punya sejumlah itu dan longgar. Nah kita bisa melakukan hal-hal ini: Continue Reading

Domain Authority dan Page Authority Arigetas.com

http://smallseotools.com/domain-authority-checker/

Postingan kali ini lebih sebagai pengingat bagiku sendiri. Sejak sekitar satu minggu yang lalu, rada surprise bagiku mengetahui ada sekian ratus visitor dan sekian ribu visit di blog aku ini, arigetas.com.

Karena penasaran, akupun mengecek di¬†http://smallseotools.com/domain-authority-checker/ dan jreng-jreng… Domain Authority arigetas.com udah mencapai 15.47 dan Page Authority 28.57. Yeayy.. alhamdulillah..

Hmm, silahkan klik disini kalau ingin tahu tentang apa itu Domain Authority dan Page Authority.

Intinya sih, itu adalah semacam index yang menunjukkan popularitas suatu website diantara belantara dunia. Paling rendah adalah 0 dan paling tinggi adalah 100. Kalau dulu sih ada namanya google pagerank yang sayangnya saat ini sudah tidak digunakan sebagai acuan lagi.

Maksudnya popularitas itu apa? Hmm, secara umum sih, semakin populer suatu website.. maka ketika kita mencari dengan kata kunci.. maka blog kita yang memiliki postingan yang sesuai dengan kata kunci tersebut akan muncul di halaman yang lebih atas daripada website yang memuat hal yang mirip, tetapi kurang populer.

Dengan semakin naiknya domain dan page authority blog ini, apa yang harus aku lakukan? Hanya satu:

Semoga tetap rajin mengupdate isi blog dengan sesuatu yang berguna bagi orang banyak. Aamiin. ūüôā

Hat Yai, 20 July 2017
7th floor of LRC

Kisah Mahasiswa MoDis Hat Yai saat Hari Normal, Ramadhan hingga Lebaran

Nampang foto dulu lah, sebelum sholat Iedul Fitri 1438 H

Dua kali aku menapakkan kaki di kota kecil namun ramai bernama Hat Yai, yang terletak sekitar 60 km ke arah utara dari perbatasan Malaysia. Keduanya meninggalkan kesan yang berbeda asiknya. Tahun 2012 agendanya formal yaitu mendampingi client kantor kami, Bapak – Bapak dari PT Perkebunan selama 5 hari trip ke Singapore, Malaysia dan Thailand. Selama itu pula aku menikmati segala sesuatu yang sifatnya premium. Menginap di Lee Garden Hotel Hat Yai, diantar jemput menggunakan van mewah ke berbagai lokasi wisata hingga dijamu makan dengan menu yang tidak bisa dibilang sederhana (dan murah), merupakan contoh fasilitas harian yang biasa didapatkan.

Tahun 2015 adalah kali kedua aku menginjakkan kaki di Hat Yai. Kali ini untuk belajar hingga tahun 2017. Istilah kerennya, sekarang aku adalah mahasiswa Master yang hidup dengan uang beasiswa. Cerita tentang cara bertahan dan menikmati hidup ala ala mahasiswa tentu berbeda dibandingkan ala karyawan donk ya. Tinggal di asrama mahasiswa dan bergaul dengan mahasiswa lain dari berbagai penjuru dunia dengan segala sifat uniknya, hanyalah satu diantara beribu cerita unik lainnya.

Tapi bukan itu inti cerita yang ingin aku bagikan. Continue Reading

Rubberland Edutainment Pattaya Thailand: Belajar dan Berwisata tentang Karet Thailand

Mengambil program Natural Rubber Production, Technology and Management di Prince of Songkla University, saya mendapatkan beberapa kali kesempatan tuk melakukan excursion class alias belajar di di luar kelas. Tahun 2015 saya berkesempatan ke Nongkhai Rubber Research Centre di propinsi Nong Khai.. kemudian ke Kasetsart University yang di propinsi Kanchanaburi dan ke Suranaree University di propinsi Nakhon Ratchasima. Nah kali ini saya bersama teman-teman dan staf kampus, berkesempatan mengunjungi Rubberland, sebuah edutainment yang terletak di propinsi Chonburi. Nah seperti apa keseruannya?

Continue Reading

Tahapan Belajar Puasa Saya di Masa Anak-Anak

credit image: intandzikria.blogspot.com

Sebentar lagi kita akan memasuki bulan puasa 2017 atau ramadhan 1438 H. Entah kalau orang lain, tetapi saya biasanya memiliki suatu “misi khusus ” selama bulan ramadhan di setiap tahun, misalnya yaitu berpuasa dengan lebih baik. Ya waktu masih kecil ditarget oleh alm Bapak dan Ibu. Ketika sudah dewasa ya mentarget diri sendiri lah.

Saya ingat betul, saya mulai latihan berpuasa yg kata orang jawa bilang pasa manuk (puasanya burung) yaitu berbuka jam 10 pagi dan jam 2 siang itu sejak SD kelas 1, tetapi bolong-bolong. Eh, malah banyak bolongnya sih daripada pasa manuk tadi. Namanya juga anak-anak latihan berpuasa. hahaha. Kemudian SD kelas 3-5 SD saya pasa mbedug alias berpuasa dengan berbuka jam 12 siang hari. Kadang-kadang saya juga nakal… ketika berpuasa mbedug, jam 12 siang saya minum, dhuhur kemudian makan nasi. Tapi makan nasinya jam 13.. trs jam 14 kadang masih nyemil2 snack atau dulu jajanan pasar. Habis itu? ya tidur siang sampe jam 4/5 sore. Hahahaha. Continue Reading

Biaya Hidup ala Mahasiswa di Prince of Songkla University Hat Yai

Informasi tentang beasiswa TEH-AC sudah¬†banyak saya bahas di blog arigetas.com ini, silahkan search saja ya… Salah satu fasilitas yang didapatkan dari beasiswa TEH-AC adalah uang akomodasi 10.000 Baht. Ada beberapa¬†yang bertanya, bisakah bertahan hidup layak dengan uang segitu? Jangan-jangan kurang.. atau malah bisa hidup mewah? hahaha.. Oke. saya akan menceritakan pengalaman saya dan beberapa kawan saya ya…

Continue Reading

Mengupas Pertanyaan “SARA” bagi Mahasiswa: Kamu Kapan Lulus?

credit image (IG): tahilalats

A: “Sampai mana thesis-mu?”.

B: “Masih dikerjakan”.

A: “Kapan kamu akan selesai? Si Bejo yang seangkatan ama kamu lho udah sidang”.

B: “—-” (belum sempat menjawab)

A: “Kamu sih, selo banget.. main mlulu… hangout mlulu”. Kamu kapan lulusnya..??
bla bla bla bla
#ceramahdimulai

B: #ngasahpisau

———————————

Percakapan diatas bisa saja dianggap fiktif atau nyata, tergantung dari persepsi masing-masing pembaca. Tapi yang jelas, aku dan hampir semua temanku¬†mengakui pernah mendapat pertanyaan¬†yang (bagi sebagian mahasiswa) termasuk “pertanyaan maut”. Hahaha¬†sadly but true.

Terus bagaimana kita harus bersikap, ketika mendapat pertanyaan itu? Continue Reading

“Perang” Alumni Perguruan Tinggi: Almamater Mana Yang Lebih Baik

Disclaimer: Saya menulis ini berdasarkan rasa yang saya miliki. Bisa jadi anda memiliki perasaan yang berbeda dengan apa yang saya rasakan. Tidak perlu ditanggapi panas, saya hanya menuangkan pendapat saya.

Suatu hari, ada sahabat yang memberi tahu ke saya suatu postingan di medsos (SocMed), dimana user tersebut (sebut saja si Derkuku) bangga bereuforia layaknya sehabis¬†menang perang, karena¬†capaian alumni dari almamater S1-nya si Derkuku ini cukup banyak yang¬†menjadi pejabat-pejabat penting. Bagaimana dengan almamater si¬†Podang, yang alumni-alumninya “hanya” mendapat posisi jabatan di bawah alumni almamaternya si Derkuku? Apakah terus menjadikan si Derkuku lebih memiliki harga diri dibanding si Podang? Terus bagaimana pendapat saya? Continue Reading