Tarik Uang Baht Thailand Pakai Kartu ATM BCA

Halo Travelers..

Setelah aku menulis tentang menarik uang Baht menggunakan kartu ATM BNI di mesin ATM SCB di sini, kali ini aku akan share pengalaman yang mirip. Kali ini aku akan menggunakan kartu ATM BCA.

Aku menarik 15.000 Baht di ATM SCB, menggunakan kartu ATM BCA. Sama dengan saat aku menggunakan ATM BNI, aku kena charge 220 Baht untuk sekali tarik uang. Selain itu, BCA juga memotong 25.000 Rupiah sebagai ongkos.

Berapakah uang rupiahku yang terpotong? Continue Reading

Belajar Adu Mental itu Sama Zhang Beiwen

Credit: hindustantimes.com

Hai badminton lovers. Baru saja gelaran India Open 2018 selesai.

Indonesia memastikan juara umum dengan 2 gelar juara dari Ganda Putra Kevin/Gideon “The Minions” dan Ganda Putri Greysia Polli/Apriani (GreyAp). Sedangkan Praven/Melati (PraMel) menjadi Runner up di sektor Ganda Campuran.

Kemenangan di India Open 2018 ini sekaligus mematahkan anggapan bahwa Indonesia jago kandang, setelah sepekan sebelumnya juga menjadi juara umum pada gelaran 2018 Indonesia Masters dengan 2 gelar juara dari The Minions dan Tunggal Putra (Antoni Ginting). Adapun GreyAp dan Owi/Butet (Ganda Campuran) menjadi Runner Up. Keren kan, ada 4 wakil di final.

Fokus tulisan saya bukan membahas tentang hingar bingar keberhasilan para pemain Indonesia yang memang keren mainnya. Perhatian saya jatuh pada sektor Tunggal Putri India Open 2018: Pusarla V Sindhu berhadapan dengan Zhang BeiwenContinue Reading

Kekerasan Antara Guru dan Murid: Haruskah?

Innalillahi wa inna illaihi rojiun.

Sedih terasa di benak saat membaca artikel koran tentang meninggalnya seorang Bapak Guru muda di Sumenep, alm Pak Budi setelah terjadi tindak pemukulan (dan pencekikan) oleh muridnya. Beliau masih guru honorer (GTT) yang mengampu mata pelajaran seni rupa. Semoga semua dosa almarhum diampuni dan amal beliau diterima Allah SWT. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan menghadapinya. Aamiin aamin Allahuma aamiin.

Dalam tulisan ini saya akan menyampaikan buah pikiran saya, yang bisa jadi berbeda dengan anda. Mohon dapat membacanya hingga selesai. Apabila terdapat hal yang perlu diklarifikasi, dipersilakan menulis di komentar untuk kemudian saya perbaiki, karena artikel ini (mungkin) menyentuh hal sensitif perihal kasus alm. Pak Budi dan dengan pengalaman yang saya alami sejak SD-SMP-SMU-S1-S2 (saat ini).  

Saya mencoba merunut mulai dari pemberitaan di Jawapos di sini. Atau kronologi pada pemberitaan Kumparan disini.

Pada kedua link tersebut, inti kronologi kejadian: si murid mengganggu kelompok lain saat pelajaran melukis. Pak Guru sudah memberikan peraturan di awal, yang mengganggu akan dicoret mukanya. Nah, karena si murid mengganggu, maka Pak Guru mencoret muka si murid dengn cat lukis. Karena tidak terima, maka si murid berang dan memukul, meski kemudian dilerai oleh murid yang lain. Ternyata, terdapat luka dalam di bagian leher Pak Guru, sehingga akhirnya beliau meninggal karena mati batang otak. Almarhum meninggalkan seorang istri yang sedang hamil muda (4/5 bulan).

—–

Saya sangat menyayangkan tindakan kekerasan oleh murid ke guru ini. Kemudian saya ingat, paling tidak di masa sekolah SD-SMU jaman saya.. lebih sering justru terjadi tindak kekerasan dari guru ke murid. Kekerasan atau tindakan fisik yang dilakukan guru ke murid itu dianggap wajar dalam rangka: mendisiplinkan. Nah, ini saya yang tidak setuju.  Continue Reading

Prosedur Penggantian SIM CARD DTac Thailand

Setelah hampir 3 tahun kumiliki, karena suatu hal, aku kehilangan sim card DTac-ku. Ada dua solusi yaitu membeli kartu baru atau mengurus untuk menghidupkan kartu yang lama.

Membeli kartu baru itu mudah, tetapi aku harus mengurus registrasi ulang untuk kegiatan perbankan (termasuk payment gateway beli tiket). Aku juga musti berkabar ke orang semua serta banyak hal penting lainnya.

Pilihan kedua ada dua prosedur: lapor kehilangan di kepolisian setempat kemudian ke gerai dtac untuk mendapatkan simcard baru. Berikut cerita detil yang aku lakukan. Continue Reading

Memilih Jenis Kelamin Bayi – Hari Bikin Bayi Nasional

Disclaimer: Artikel yang saya copas di postingan ini saya dapatkan dari e-mail sekian tahun yang lalu dan tidak ada siapa nama penulisnya, sehingga saya tidak bisa menuliskan credit kepada beliau. Saya menyatakan tidak bertanggung jawab atas kebenaran dan kesalahan tips-tips di dalam artikel ini, karena tidak ada reference medisnya. Dianggap mitos silahkan, dianggap beneran juga silahkan. Anda bebas mengambil kesimpulan. 

Awalnya, aku iseng baca artikel tentang “Hari Bikin Bayi Nasional” yang dikenalkan di negara Inggris. Nah, di dalam artikel tersebut juga dibahas tips trik agar dapat hamil. Meski sebagian tips trik yang disampaikan agak aneh, tidak lah rugi kalau anda ingin mencobanya sih. Apa saja itu? Continue Reading