Manfaat Membelikan Jam Mainan alias Jam Unyil untuk Anak

Jam unyil milik Aria

Nama Unyil, tidak bisa lepas dari ingatan masa kecil tentang drama boneka yang lucu, imut dan seru. Apalagi kalau si tokoh Unyil berseteru dengan Pak Raden atau Pak Ogah, asyik untuk dilihat sambil makan siang bersama keluarga.

Jam unyil itu apanya boneka Unyil

Adapun istilah jam unyil itu merujuk pada jam tangan yang ditujukan untuk anak-anak usia TK hingga SD, yang biasanya berharga murah dan gak awet sih. Pada hari ini, anakku Aria, kelas 1 SD, meminta tuk dibelikan jam unyil. Oleh istriku, langsung dibelikan di toko dekat sekolahnya. Bagi kami, membelikan jam tangan untuk anak ini mempunyai banyak manfaat, antara lain: 

  1. Melatih anak membaca jam.
    ___ Jam unyil biasanya berupa jam dengan angka digital 7 segmen, seperti di kalkulator. Minimal, akan memberikan pemahaman kepada si anak, tentang membaca angka dalam kaidah hitungan menit dan jam. Anak akan belajar memahami setelah menit ke 59, maka akan berubah kembali menjadi 00 dan bukan 60, tetapi menambah 1 angka di bagian jam.
    ___ Aria sejak TK sudah lancar membaca kalimat, menulis hingga memahami angka, tentu tidak terlalu sulit bagi Aria untuk membaca jam digital. Meskipun, Aria masih sering bingung mengenai cara membaca jam analog (memakai jarum jam pendek dan panjang). Bagi kami, tidaklah mengapa karena kami tentu akan mengajarkan ke Aria selangkah demi selangkah sampai nantinya dia paham.
  2. Melatih anak disiplin.
    ___ Alasan utama Aria meminta dibelikan jam adalah untuk sadar waktu saat pergi bermain dengan teman-temannya di luar rumah. Biasanya, sepulang sekolah Aria pergi bersepeda atau bermain ke rumah teman dan baru akan pulang saat mendengar suara adzan dhuhur dari musholla perumahan kami.
    ___ Dengan memakai jam tangan, Aria diajarkan untuk secara berkala mengecek jam untuk mengetahui waktu yang tersisa untuk bermain, sebelum akhirnya pulang. Hal ini tentu baik pula untuk kedepannya, belajar menghargai waktu.
  3. Melatih anak bertanggung jawab.
    ___ Memiliki jam unyil seharga 30 ribu rupiah, artinya Aria memiliki barang yang harus dijaga supaya tidak hilang dan rusak (karena terkena air atau jatuh). Kami sebagai orang tua sadar betul bahwa jam unyil ini pasti akan rusak dalam waktu lebih kurang 1 bulan saja. Akan tetapi, pada saat yang sama Aria akan belajar menghargai barang.
    ___ Pada saatnya nanti jam unyil tersebut rusak, Aria pasti akan merasakan kehilangan dan sedih. Saat itu, saya dan istri saya bersepakat untuk tidak langsung membelikan jam unyil yang baru, supaya Aria tahu bahwa membeli jam unyil itu perlu usaha dan perjuangan. Demikian pula untuk menjaga barang tersebut.
  4. Melatih anak untuk lebih memahami fungsi barang dan bukan harga.
    ___ Untuk kami, kenapa lebih memilih membeli jam unyil murah dan cepat rusak? Tak lain karena lebih kepada pembelajaran untuk Aria, bahwa yang penting adalah fungsi barang tersebut. Misalnya pun orang tua lain langsung membelikan jam tangan berkualitas tinggi dan mahal untuk anaknya yang seusia Aria, dengan alasan supaya awet, itu adalah kebijakan personal dari orang tua si anak tadi.
    ___ Bagi kami, nanti setelah Aria sudah mulai belajar menghargai barang, tentu kami akan membelikannya jam tangan berharga medium saja, yang penting adalah jam tersebut tahan air. Besar harapan kami nantinya, Aria tumbuh menjadi pribadi yang lebih mementingkan fungsi barang dibandingkan nilai alias prestige dari barang tersebut.
    ___ Contoh paling mudah misalnya, buat apa membeli laptop dengan spesifikasi game tetapi hanya digunakan untuk aplikasi office sehari-hari? Keren sih iya, tetapi ada nilai keborosan dari keputusan tersebut. Btw, lagi-lagi kesimpulan itu adalah pendapat pribadi saya saja ya. Beda orang bisa berbeda pendapatnya.

 


arigetas

Mahasiswa master di Prince of Songkla University, Thailand. Seorang suami dan ayah dari seorang anak pintar, lucu dan usil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *