Fitriani, Atlet Badminton Indonesia yang Sering Terkena Bully Tahun 2018

credit: IG 2fitrination

Kata bully atau rundung, mempunyai bentuk kata kerja – merundung – yang berarti mengusik orang lain baik secara verbal hingga fisik secara terus-menerus. Pengertian lengkapnya ada di KBBI daring ini. Kata bully sendiri sangat sering dijumpai di ranah sosial media dan menimpa siapapun.

Paling sering dijumpai, ada cukup banyak artis (selebriti) tanah air yang sering kena bully di laman sosial media. Contoh paling mudah ya Ayu Ting Ting yang kena bully dengan sebutan japok (janda depok), yang sering digosipkan selalu menggoda Raffi Ahmad. Contoh artis yang (sepertinya) kekal kena bully adalah Mulan Jamila, gara-gara dianggap merebut Ahmad Dhani dari Maia Estianti.

Ternyata, urusan bully mem-bully ini tidak berhenti hanya ke kalangan artis. Ada saja atlet olahraga kesukaan saya, badminton, yang kena bully. Ada beberapa nama atlet yang sering dibicarakan dalam hal negatif, tetapi tampaknya tahun 2018 ini tidak ada yang mengalahkan derasnya pem-bully Fitriani. 

Fitriani Udah Ikut Turnamen Apa Saja Sih?

Merujuk pada akun Twitter Goodminton, 10 capaian terakhir Fitriani di ajang bulutangkis international adalah sebagai berikut:

  1. Malaysia 500 (32)
  2. Indonesia 500 (16)
  3. BATC (SF) -team-
  4. German 300 (32)
  5. All England 1000 (16)
  6. New Zealand 300 (16)
  7. Uber Cup (QF) -team-
  8. Malaysia 750 (32)
  9. Indonesia 1000 (32)
  10. Thailand 500 (32)

Kalau melihat data diatas, karena sering berhenti di R1/R2 (32/16 besar) maka Fitriani menjadi bahan bully-an BL Micin (sebutan bagi badminton lovers yang hanya ngebully saat atlet kalah dan diam saat atlet menang).

Baca juga: Link Streaming Badminton dan Melompati Blokir dengan VPN

Mirisnya, kalau anda melihat streaming YouTube pertandingan badminton level apapun… (iya.. anda tidak salah baca.. level apapun) asal ada netizen Indonesia yang nongkrong di kolom chat maka ada saja yang membahas Fitriani.

Uniknya, Fitriani ini memiliki dua panggilan khusus yang diciptakan netizen kita yaitu: Neng mPit dan Kanjeng Roro.

Umumnya, mereka yang mem-bully itu mengatakan pukulan khas Fitriani dengan sebutan lob-lob manjah sampai ke ujung langit. Para BL micin lupa, bahwa tiap pemain itu memiliki ciri khas permainan masing-masing.

Para BL Micin tadi memang sepertinya hanya haus bahan bully-an saja, karena ya mereka gak mau melihat prestasi apa yang telah Fitriani raih seperti yang sudah dirangkum Wikipedia ini.

>Akan tetapi, mau bagaimana pun, namanya kalo atlet belum berbicara banyak di level internasional, ya pasti di-bully.

>Kalau atlet menang, misal mau tengil provokatif kayak Kevin juga gak masalah.

>Atlet, asalkan menang, mau tiap saat bikin InstaStory juga BL micin pada muji-muji.

Kalau kamu ingin contoh, ingatkah mentoknya tim Indonesia di Sudirman Cup 2017? Kalau kamu mengikuti IG para atlet, ada banyak yang terkesan happy-happy misalnya saat gala dinner pada pakai batik dan membuat InstaStory? Saat itu ada A.S. Ginting yang ber-boomerang jalan maju mundur … kemudian ada Greysia Polli yang membuat InstaStory tentang lari pagi di pinggir pantai?

Kalau kamu ingat, pasti kamu ingat apa yang mereka bully bukan?

Kemudian akhirnya misalnya WD Greysia Polli/Apriani mulai menang French open, Thailand Open 2 kali dan India Open serta runner up di Indonesia 500, maka segala bullly-an kepada Kak Ge (sapaan akrab Greysia Polli) pun lenyap.

Hal yang sama juga terjadi pada MS Ginting, yang akhirnya juara Korea Open dan Indonesia 500. Tapi, Ginting belum sepenuhnya aman dari pem-bully, karena masih agak naik turun performanya. Tapi ya, atlet kan juga gak mungkin menang terus.

Berbicara tentang MS maka nama Ihsan Maulana, yang sering dibilang sebagai MS mentokers dan sering baper di IG-nya tentu harus disebut. Nah, kebetulan, saat artikel ini ditulis, Ihsan alhamdulillah masuk final Akita 100. Semoga bisa mengurangi para BL Micin yang mem-bully.

Kembali ke Fitriani. Kalau merujuk ke pendapat Susi Susanti dan Minarti Timur, sebagai senior di PBSI dan pelatih, maka Fitri memang diminta untuk bersikap tidak usah mendengarkan apa kata orang, tetapi tetap terus berusaha sebaik mungkin dan giat latihan. Kalau selalu mendengarkan hujatan orang, yang ada malah membuat drop dari sisi psikologis kan ya?

Selain karena pemalu (atau tertutup), Fitriani tidak memiliki akun IG pribadi, tetapi ada akun IG fans-nya misalnya 2fitrination. Alasan Fitriani tidak memiliki IG bisa disimak dalam video 2fitrination dibawah ini:

Hayoloh, neng mPit kalau pakai baju bukan seragam badminton dan ngobrol begini ternyata gak terlihat kaku dan tertutup kan? Awas lho kalian para pem-bully Fitriani, di socmed pada nge-bully tapi jangan-jangan kalau ketemu di venue pada minta foto? Jatuh hati lho ntar kalian 😀

Keep fighting Fitriani … Sukses di Nanjing dan di masa depan.

—–
Catatan: Semua komentar membangun tentang postingan ini sangat disambut dengan baik.

arigetas

Mahasiswa master di Prince of Songkla University, Thailand. Seorang suami dan ayah dari seorang anak pintar, lucu dan usil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *