Jajanan Street Food Thailand Populer yang Wajib Dicoba

Jajanan street food Thailand populer yang wajib dicoba seperti Luk Chin, Keroopook, Moo Ping, dan Kanom Krok

Makanan dari negara gajah putih Thailand mempunyai rasa yang enak dan bikin kangen. Karenanya, ada cukup banyak restoran ala Thai yang buka di Indonesia, seperti yang dibahas di thairubyfood ini. Selain itu, ada banyak jajanan street food Thailand yang sayang untuk tidak dicoba karena rasanya yang nagih.

4 Jajanan Street Food Thailand Populer

Bagi Anda yang pernah merasakan Thai Food, akan setuju bahwa cita rasa makanan Thailand itu bumbunya tidak terlalu kuat, tetapi ada rasa enak yang unik seperti Pad Thai yang populer.

Perlu diingat, bahwa tidak semua makanan/jajanan di Thailand itu HALAL, ya. Untuk mencari makanan halal, pastikan Anda memilih penjual yang memakai hijab, atau ada tulisan halal حلال, Mosleem Food, dan yang senada.

Selain makanan utama, ada jajanan street food Thailand (snack, bukan makanan berat) yang sayang untuk dilewatkan, misalnya:

1. Luk Chin ลูกชิ้น Jajanan Street Food Thailand Favorit

Luk Chin merupakan jajanan yang sangat digemari oleh masyarakat lokal maupun wisatawan, khususnya dari Asia. Luk Chin secara harfiah berarti “bola daging” dalam bahasa Thai ada yang versi halal dan non halal.

Biasanya terbuat dari daging ikan, ayam, atau babi yang dihaluskan bersama bumbu rempah khas. Adonan tersebut kemudian dibentuk bulat kecil dan direbus atau digoreng hingga teksturnya menjadi kenyal dan menggugah selera.

Sajian ini sering disajikan dalam semangkuk kuah bening yang ringan, atau kadang ditusuk layaknya sate, disertai dengan saus sambal pedas atau cuka bawang yang menambah kelezatannya.

Kelezatan Luk Chin terletak pada keseimbangan rasa gurih dan aroma rempah yang khas, menjadikannya pilihan tepat untuk teman ngemil sambil menikmati suasana jalanan yang ramai. Disarankan tidak makan Luk Chin terlalu banyak, karena masih ada banyak menu camilan lain yang enak dicoba.

2. Keroopook กือโป๊ะ

Snack renyah yang mirip dengan kerupuk tradisional ini populer di daerah Thailand selatan, yang terbuat dari campuran tepung dan bahan-bahan seperti ikan atau udang yang diolah sedemikian rupa.

Keropook kemudian digoreng hingga menghasilkan tekstur yang sangat crunchy. Camilan ini sering kali disajikan dalam porsi kecil sebagai teman minum teh atau kopi, dan cocok untuk dinikmati kapan saja.

Rasa gurih yang melekat pada Keropook serta sentuhan bumbu khas memberikan sensasi yang unik, membuatnya tak kalah populer di antara jajanan kaki lima Thailand. Popularitas Keropook pun tidak lepas dari kemudahan dalam penyajiannya, karena dapat langsung disantap dalam kondisi hangat dan renyah.

3. Moo Ping หมูปิ้ง

Nah kalau jajanan satu ini jelas non halal dan menjadi buruan penggemar daging babi panggang. Jajanan ini diolah dari daging babi dengan rempah-rempah seperti bawang putih, ketumbar, dan gula aren, ditusuk menggunakan bambu dan dipanggang di atas arang.

Proses pemanggangan ini menghasilkan aroma asap yang khas serta tekstur daging yang lembut dan juicy. Moo Ping biasanya disajikan bersama dengan ketupat atau nasi lengket, serta sambal pedas sebagai cocolan, sehingga menjadi pilihan tepat untuk sarapan atau camilan di sela-sela aktivitas sehari-hari.

4. Kanom Krok ขนมครก

Jajanan berbasis tepung beras dan santan yang memiliki tampilan bulat kecil dengan tekstur luar yang renyah dan bagian dalam yang lembut. Kanom Krok dimasak dalam cetakan khusus seperti surabi di Jawa, di atas api kecil, sehingga setiap bagian kue memiliki tingkat kematangan yang sempurna.

Kadang-kadang, kanom ini diberi topping berupa irisan daun bawang atau parutan kelapa yang menambah citarasa gurih dan manis secara bersamaan. Jajanan ini populer di pasar malam dan festival, memberikan sentuhan manis yang menyegarkan di sela-sela hidangan gurih lainnya.

Dari keempat jajanan di atas, manakah yang ingin Anda coba?

About arigetas 659 Articles
Family man. Ayah dua orang putra yang suka iseng, absurd, guyon receh serta hobi main badminton. Terkadang bisa serius.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*