Manfaat Olahraga Untuk Anak Sejak Usia Dini

Manfaat olahraga untuk anak sejak dini misalnya melatih keberanian, fokus hingga otot

Perkembangan teknologi yang semakin memudahkan manusia dalam beraktivitas, ternyata memiliki kekurangan dibaliknya. Manusia semakin malas bergerak, sehingga mengundang banyak penurunan stamina dan kualitas hidup, termasuk pada anak-anak. Salah satu cara mengatasinya, adalah membuat otot dan tubuh kita untuk tetap bergerak. Lantas, manfaat olahraga untuk anak sejak usia dini itu apa saja, sih?

Perlukah Anak berolahraga?

Jawabannya: tentu saja!

Seringkali, di sekitar kita (atau justru di dalam rumah kita) masih ada anggapan bahwa tidak perlu olahraga, karena toh kita sudah capek mengurus rumah misalnya dengan mengepel. Tunggu dulu, apakah kegiatan tersebut bisa menggantikan olahraga?

Mengepel merupakan tindakan yang memang melelahkan dan membakar cukup banyak kalori, tetapi manfaatnya tentu tidak sebaik olahraga yang memang pengeluaran kalorinya dibarengi dengan melatih otot-otot tubuh beserta latihan pernafasan dan jantung.

Manfaat olahraga untuk anak ternyata lebih baik dibandingkan olahraga untuk orang dewasa. Kenapa bisa begitu? Berikut manfaatnya:

  1. Olahraga teratur pada anak, akan membantu pertumbuhan dan perkembangan tubuhnya. Lebih lanjut, sangat bagus untuk pembentukan postur tubuh anak. Semakin dini anda mengenalkan olahraga kepada anak, semakin optimal manfaatnya.
  2. Membantu menemukan minat anak, adalah manfaat yang sangat berguna saat si anak mulai berolahraga. Anda tidak perlu ragu untuk mengenalkan aneka bentuk olahraga yang dirasakan tepat untuk anak. Cara paling mudah, misalnya anda suka bermain badminton, tentu sangat baik apabila anda mengajari anak bermain tepok bulu ini. Mengajarinya juga tidak selalu di gelanggang olahraga, tetapi bisa saja di halaman rumah.
  3. Menenangkan psikologi anak, merupakan keuntungan tersendiri dari anak yang berlatih olahraga. Rasa puas, ringan dan sehat yang muncul setelah selesai berolahraga, merupakan pertanda bagus, karena artinya si anak sudah menikmati prosesnya.
  4. Membuat ikatan batin (bonding) yang kuat antara anak dan orang tua, merupakan manfaat yang luar biasa dari kegiatan olahraga ini. Tubuh segar bugar, hubungan keluarga pun lancar.

Contoh Olahraga Ringan Untuk Anak

Melanjutkan pembahasan di atas, contoh olahraga ringan untuk anak apa saja sih yang mudah dan murah dilakukan? Ada cukup banyak kok, misalnya:

  1. Jalan kaki keliling kompleks, merupakan olahraga yang paling sederhana. Bahkan, anak tidak perlu memakai sepatu tuk melakukannya. Memakai sandal jepit pun sudah layak. Waktu paling tepat untuk jalan sehat, adalah saat pagi hari ketika belum ramai. Menikmati jalan santai jam 6 pagi selama 30 menit misalnya, sudah cukup untuk melancarkan peredaran darah dan merilekskan pikiran. Saat sore hari juga bisa dilakukan, tetapi jelas kondisi jalanan perumahan lebih sepi dan segar saat pagi, bukan?
  2. Bermain di sawah atau sungai kecil, merupakan privilege anak-anak yang tinggal di area perumahan peralihan antara kota dan desa. Hanya saja, perlu dipastikan adanya pengawasan oleh orang dewasa saat anak bermain di sungai atau sawah. Selain bahaya tenggelam atau hanyut, perlu dijaga agar anak dan teman-temannya tidak iseng merusak tanaman di sawah.
  3. Senam pagi bersama Ayah atau Ibu, adalah kegiatan yang menyenangkan, Agar anak tidak cepat bosan, buatlah kegiatan senam pagi yang menarik. Untuk anak usia PAUD, bisa mempraktekkan senam GEMARI (Gemar Makan Ikan) misalnya. Untuk anak usia SD bisa mencoba senam kesegaran jasmani (SKJ 88) yang hanya perlu waktu sekitar 4 menit saja.
  4. Bermain bola plastik di sudut perumahan yang kosong, bisa dilakukan untuk variasi olahraga. Yang perlu diingat, saat pandemi ini kita wajib seminimal mungkin kontak dengan orang lain, sehingga peserta sepakbola cukuplah ayah dan si anak misalnya. Tidak perlu terlalu ramai.
  5. Bermain badminton di halaman rumah, terkadang sudah cukup mengasyikkan. Selain bola yang sering belok karena angin, ketidakjelasan aturan main merupakan kelucuan tersendiri bagi ayah dan anak yang sedang bermain.
About arigetas 220 Articles
Family man. Ayah dua orang putra yang suka iseng, absurd, guyon receh serta hobi main badminton. Terkadang bisa serius.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*