Cara Menyusun Rencana Perjalanan Wisata Saat Pandemi

Cara Menyusun Rencana Perjalanan wisata dengan patuh pada protokol kesehatan 3M

Kebutuhan manusia, salah satunya adalah relaksasi pikiran dan badan. Setelah sekian bulan menahan diri tidak keluar rumah saat pandemi, tentu anda pernah terpikirkan untuk bisa kembali berwisata, bukan? Dalam tulisan kali ini, saya akan membantu anda dalam menyusun rencana perjalanan wisata (itinerary) saat pandemi dengan aman.

Bagaimana Cara Menyusun Rencana Perjalanan Wisata Yang Aman?

Membuat itinerary alias rencana perjalanan wisata saat pandemi COVID-19, tentu berbeda dengan sebelum pandemi. Apabila sebelumnya kita bisa leluasa menyusun rencana secara garis besarnya saja, maka saat ini anda harus menuliskan detil dalam setiap langkahnya.

1. Prioritaskan Tujuan Wisata Anda

Dalam berwisata saat pandemi, anda tidak disarankan untuk mengunjungi banyak objek wisata dalam waktu singkat, misalnya 5 objek wisata dalam satu hari. Inti dari liburan kali ini, adalah relaksasi bukan? Jadi lebih baik apabila anda menikmati sedikit objek wisata, tetapi puas dan tuntas dalam menjelajahinya.

Dalam memutuskan daftar final objek kunjungan wisata saat menyusun rencana perjalanan wisata (itinerary) anda, pastikan anda berdiskusi dengan seluruh teman atau anggota keluarga yang akan berangkat.

Pastikan semua orang setuju dan bahagia dengan daftar rencana objek yang akan dikunjungi, ya.

2. Pilih Tujuan Wisata yang Patuh Protokol Kesehatan 3M

Berkaitan dengan poin nomor 1 sebelumnya, semakin sering berpindah objek wisata, maka semakin besar kemungkinan kita bertemu dengan orang lain. Dimanapun kita pergi, wajib menerapkan protokol kesehatan 3M yaitu:

  • Memakai masker dengan benar.
  • Menjaga jarak aman dengan orang lain 1 hingga 2 meter.
  • Mencuci tangan dengan tuntas.

Untuk itu, kita harus jeli memilih objek tujuan wisata yang memang optimal dalam penerapan protokol kesehatan 3M. Cara tahunya bagaimana? Bisa dengan menjelajahi hasil review pengunjung di apps pemesanan tiket kesayangan anda.

Hal yang perlu diingat, selain memilih objek wisata yang menerapkan protokol kesehatan 3M, anda dan rombongan pun wajib untuk selalu mematuhi protokol tersebut, ya.

3. Jangan Lupa Tentukan Objek Wisata Opsional

Selain tujuan utama wisata, anda sangat disarankan untuk memiliki objek wisata tambahan yang sifatnya opsional. Objek tambahan ini berguna ketika terdapat halangan saat akan menikmati objek utama kita.

Sebagai contoh, pada jadwal kita akan mengunjungi candi Prambanan, tetapi kebetulan pas hari tersebut kota Jogja dan Klaten sedang ada hujan dengan angin agak kencang. Ketika hal tersebut terjadi, kita bisa mengalihan kunjungan kita ke museum Affandi, yang tentunya aman saat cuaca kurang mendukung.

Dalam menentukan tempat kunjungan wisata cadangan ini, pastikan anda memilih lokasi yang dekat dengan objek wisata utama kita. Tujuannya adalah agar waktu kita tidak banyak terbuang hanya untuk menuju lokasi objek wisata cadangan tersebut.

4. Tentukan Jalur Kunjungan Wisata yang Searah

Dari hasil memilih objek kunjungan wisata, saatnya mengelompokkan lokasi dan menyusun jalur kunjungan yang searah untuk efesiensi waktu dan tenaga. Setelah semua diatur, silakan kunjungi link travel fair untuk bisa mendapatkan harga promosi untuk pemesanan tiket pesawat, persewaan (rental) mobil hingga kebutuhan transportasi lainnya.

5. Pilih Tempat Menginap Terbaik Anda

Dalam menyusun rencana perjalanan wisata, tentu tidak boleh ketinggalan dalam hal memilih tempat menginap terbaik anda. Tempat menginap terbaik, tidak selalu berarti hotel yang mewah, melainkan tempat yang aman dan nyaman untuk bisa melepas penat setelah seharian menikmati hari.

Untuk membantu memilihkan tempat menginap terbaik, anda dapat mengecek EPIC sale dari Traveloka. Pada tanggal 5 hingga 11 November 2020, akan ada diskon untuk pemesanan penginapan yang bisa anda gunakan bersama keluarga atau teman-teman kesayangan anda.

Bagaimana? Sudah siap berwisata dengan aman?

About arigetas 251 Articles
Family man. Ayah dua orang putra yang suka iseng, absurd, guyon receh serta hobi main badminton. Terkadang bisa serius.

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*