Privilege dan Achievement Blogger di Sekitarku

privilege dan achievement blogger itu nyata berpengaruh tetapi tidak perlu iri

Kupikir, pembicaraan tentang privilege seseorang, sudah berhenti beberapa waktu lalu. Disebutkan, terlahir menjadi laki-laki atau perempuan punya poin privilege tersendiri. Di dunia blogging, hak istimewa berikut capaian alias privilege dan achievement blogger yang ada di sekitarku pun sering mengundang tanya dan (terkadang) timbul rasa iri. Perlukah kita begitu?

Apa Itu Privilege dan Achievement?

Ada banyak influencer yang sudah memberikan contoh sederhana, perihal pemahaman privilege. Kali ini. aku sampaikan berdasarkan apa yang dipaparkan oleh Mas @aMrazing dalam cuitannya, perihal privilege.

Ternyata, banyak masyarakat kita yang rancu akan pengertian privilege (hak istimewa) dan achievement (capaian).

@aMrazing (2020)

1. Privilege

Merupakan hak istimewa yang memang diberikan oleh orang lain, semesta alam dan Tuhan kepada seseorang. Kamu lahir di keluarga pedagang beras maka kamu punya privilege untuk belajar berdagang beras sejak lahir.

Nggak heran misalnya, saat kamu beranjak besar kamu sudah piawai mengelola toko beras dan punya duit banyak dari situ. Nah ini disebut privilege yang akhirnya menghasilkan achievement.

Contoh lain nih ya. Si A, anak seorang dokter spesialis bedah tentu punya modal sangat besar untuk belajar ilmu kedokteran, dibanding si B, anak nelayan sukses.

Mulai sejak balita, sangat mungkin si A sudah melihat orang tuanya sliwar sliwer pakai pakaian dokter dan mainan stetoskop. Juga, sangat mungkin si A sudah lihat-lihat buku anatomi manusia sejak balita plus diskusi-diskusi ringan dengan orang tuanya. Jadi ketika SD si A bisa jadi dokter kecil terbaik, kamu nggak perlu heran kan?

Tentang privilege, ternyata tidak terbatas hanya terkait ilmu dan materi (harta hingga fasilitas). Cuitan dr. Furqon ini contohnya:

Itulah kenapa, kamu saat jadi orang tua, wajib membangun privilege untuk anak-anakmu. Percayalah, saat kamu menua nanti, tidak akan banyak penyesalan yang tak perlu 🙂

2. Achievement

Achievement adalah capaian yang kamu raih, tanpa peduli siapa yang bantuin kamu, atau kamu anak siapa. Bisa dibilang ya kamu di garis finish. Seperti yang sudah aku sampaikan di atas, kamu yang punya privilege uang dan fasilitas, maka bisa mencapai target dengan total beban yang lebih ringan.

A dan B sama-sama menyelesaikan kuliah S1. Bedanya, dalam mengerjakan tugas-tugasnya, si A harus rental komputer di warnet sedangkan si B punya laptop, printer dan koneksi internet.

Sama-sama menyelesaikan kuliah S1 adalah capaian (achievement), yang didapatkan melalui proses berbeda modal dan fasilitas (privilege) antara A dan B. Sampai disini, sudah jelas kan ya, pemahaman antara privilege dan achievement.

Privilege dan Achievement Blogger itu Nyata

Sekarang bagaimana kalau kita membahas tentang privilege dan achievement blogger? Apakah juga berlaku hal yang senada? Jawabannya adalah: iya.

1. Contoh privilege seorang blogger

  • Kamu tinggal di kota, yang koneksi internetnya ngebut tanpa gangguan. Selain bisa ngenet dan ikutan webinar tanpa jeda, kamu sangat mungkin bisa ikutan ngejob offline yang biasanya ada di kota-kota besar.
  • Circle pertemanan blogger kamu konstruktif, maka kamu bisa lebih mudah mendapat update teknis dan non teknis perkembangan blogging, kesempatan ngejob yang lebih luas serta income yang lebih baik. Perkara pertemanan ini kenapa aku masukkan sebagai privilege, karena kamu bisa jadi satu circle dengan mereka ya karena sifat dan karakter kamu yang satu frekuensi dengan mereka.
  • Punya dana lebih, membuat kamu bisa leluasa membeli tools buat riset KW, beli themes premium hingga membayar jasa teknisi. Kebayang kalau kamu belum punya dana? Maka kamu perlu kerja ekstra buat menyisihkan uang dan memutarnya melalui investasi aneka tools. Uang ngejob ya nggak semuanya buat jajan makanan ya.
  • Pasangan kamu nggak posesif, maka kamu bisa lebih leluasa chat dengan teman-teman blogger lain tanpa merasa dikekang dan dicemburui. Seringkali, koordinasi bloger mengharuskan kita membuka WhatsApp lebih sering.
  • Pasangan kamu blogger papan atas, maka kamu akan jauh lebih mudah memiliki blog yang punya performa bagus. Bagi blogger lain mungki perlu trial and error buat setting blog, sedangkan kamu udh dibantuin setting (sambil mempelajarinya) dan tinggal tancap gas setelahnya.
  • Kamu blogger cewek, maka relatif lebih mudah mendapat bantuan buat otak atik blog dibanding blogger cowok. Ahahahhaah…

Kalau kamu bloger cowok, ya musti lebih kerja keras buat ngotak atik teknis. Jangan manja.

Berlaku juga di game online, sampai ada banyak HODE.

2. Contoh achievement seorang blogger

  • Menang lomba, karena kamu terbukti bisa belajar gimana menulis efektif yang sesuai dengan kriteria juri.
  • DA, PA dan Alexa membaik, karena kamu peduli dengan belajar menulis sesuai SEO yang ditujukan ke manusia sebagai pembaca. Dengan performa blog semakin baik maka kamu bisa …
  • Diajak gabung ke group kerja blogger eksklusif, merupakan salah satu achievement yang merupakan salah satu hasil akhir dari kristalisasi performance ngeblog kamu. Di dalam group ini ada banyak materi daging yang memang dibagikan ke kalangan terbatas.
  • Job yang ngalir terus, karena kamu nggak pernah mengecewakan klien yang pakai jasa kamu.

Nah, kalau tentang achievement blogger ini, kamu bisa memahami bahwa privilege memang penting, tapi ya bukan halangan buat yang gak banyak privilege bisa mencapainya. Hanya saja, kamu harus kerja lebih keras. Tidak perlu sampai ada iri hati.

Blogger saat ini, sistem kerjanya adalah lebih banyak kolaborasi, bukan kompetisi.

Privilege membangun Achievement.
Achievement membangun Privilege.

Nggak peduli kamu itu anaknya siapa, punya modal blog DA setinggi apapun, kalau kamu nggak bisa membawa diri baik-baik dan sefrekuensi maka ya peluang kamu ngejob menjadi terus berkurang.

Kualitas pembawaan diri blogger itu sangat penting, untuk terus bisa dapat job dengan klien dari dalam dan luar negeri.

Aku yakin bahwa nggak semua teman blogger menyukai sifat-sifatku. Semoga aku bisa ngeblog tanpa harus mengecewakan teman-teman semua. Saya minta maaf jika ada yang pernah saya kecewakan.

Terima sudah berkenan membaca, ya!

About arigetas 207 Articles
Family man. Ayah dua orang putra yang suka iseng, absurd, guyon receh serta hobi main badminton. Terkadang bisa serius.

28 Comments

  1. Lagi on fire on firenya ya ngrawat blog dan segala prentelannyaaa…

    Moga tahun ini grafik blog nya naik semuaaaa… Membaik maksudny.. Punya byk wa grup bahas blog itu privilege yakk.. Wkwkw

  2. dengan ngeblog dan kenal dengan teman teman baru dari seluruh pelosok indo aja udah termasuk privilige, yang ketemu langsung aja belum tapi baca baca blognya udah kayak kenal lama.

  3. Hmm baru kepikiran soal ini. Tapi bener juga pemikirannya. Aku sendiri selama ini blogging cuma karena hobi. Ngeliat banyak blog yang berkembang, ngerasa blogku gaada apa2nya, dan karena beberapa bulan ini tau lah ya gimana kondisinya, aku jadi punya keinginan supaya blogku berkembang juga, untungnya didukung sekarang lagi punya banyak waktu buat belajar blog… Sangat menginspirasi mas hehe

  4. Aku kok malah fokus ke ini Mas Ari?

    “Blogger saat ini, sistem kerjanya adalah lebih banyak kolaborasi, bukan kompetisi.

    Privilege membangun Achievement.
    Achievement membangun Privilege.”

    Berarti boleh dong ya aku nitip backlink hehe

    Mas ari pasti balas dengan artikel harga teman wkwkw

    Pengen belajar ah nulis artikel dengan genre yang ada di blog arigetas ini. Tulisannya opini inspiratif banget. Ajari dong Mas ari…

  5. Seneng bisa punya circle blogger yg bisa jadi jalan untuk belajar. Aku yg otodidak pasti harus ekstra untuk otak atik dan teknik2 menulisnya. Wah, makasih Mas, jadi tahu mana privilege ama achievement

  6. Kadang ngiri dengan blogger yang sering menang lomba, dan prestasi lainnya, tapi balik lagi kita punya rezeki masing-masing hehe yang penting berusaha terus biar blog lebih keren ya..

    • Iya Kak… yang penting berusaha menjadikan blog kita lebih menarik orang baca dan kembali lagi menengok blog kita. Rezeki ngejob akan balik lagi ke masing-masing orang.

  7. Baca ini, aku jadi inget komentar salah seorang teman ke aku, “Kamu ini manusia yang kurang bersyukur”

    Dari dunia blog, saya banyak sekali dapat achievement. Tapi saya nggak menyadari itu semua.

    Kalimat ini, “Kualitas pembawaan diri blogger itu sangat penting, untuk terus bisa dapat job dengan klien dari dalam dan luar negeri.” nampol banget.

    Aku nggak bisa bawa diri. Heuuuuu..

  8. Punya komunitas blogging juga masuk privilese kak, eh itu mungkin kombinasi poin tinggal di kota dan circle yang membangun ya. Kalau ngomongin job yang datang ke event, kerja sama dlm bentuk offline, sungguh kerasa banget privilese tinggal di kota besar. Bertumbuhnya bakal lebih cepet gitu karena ilmu yang didapat juga akan lebih banyak :3 sampai2 dulu punya cita2 nyari kerja d kota yg besar biar kesempatan bertumbuh bloggingnya lebih cepat hihihi

  9. Duh, PR gw banyak banget ya. Apalagi soal achievement. Belum ada yang bisa dibanggakan. Namun gw senang pny teman2 blogger kyk Mas Arie gini. Suka bikin tulisan yang menginspirasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*