Cara Mudah Membuat Podcast Gratis dan Sederhana

cara mudah membuat podcast sederhana di spotify

Sebagian dari kamu mungkin memiliki kesulitan dalam menuliskan apa yang ada di pikiran kamu, misalnya menulis blog atau vlog. Akan tetapi, kamu lancar kalau bercerita, bahkan ceplas ceplos. Untung saja saat ini ini ada podcast yang bisa mengakomodasi keperluanmu itu. Tulisan kali ini akan membahas bagaimana cara mudah membuat podcast sederhana dan gratis yang bisa kamu ikuti.

Apa Itu Podcast

Podcast adalah rekaman audio yang kemudian diunggah (upload) di internet. Isi dari podcast bisa bermacam-macam, mulai dari kegiatan harian kamu, nyanyian kamu hingga ke aneka tips yang bisa kamu bagikan ke seluruh dunia!

Media podcast bisa bermacam-macam, misal yang terpopuler adalah anchor.fm yang bisa mendistribusikan podcast kamu ke pocketcasts hingga ke Spotify. Kali ini, akan dijelaskan langkah demi langkah dalam membuat podcast dengan sederhana dan mudah. Tenang saja, kualitas hasil jadinya tidak murahan kok.

Membuat Podcast Perlu Apa Saja?

Terdapat banyak cara untuk membuat podcast. Kali ini, akan dijelaskan pakai yang mudah dan tentu saja gratis. Ada 3 komponen utama dalam membuat podcast yaitu membuat script, hardware dan software. kamu harus punya akses internet ya gaes.

  1. Script/naskah
    Agar bisa lancar cuap-cuap saat rekaman podcast, maka kamu perlu menulis tentang apa saja yang akan kamu omongkan. Tentu bisa dimulai dari apa tema episode ini, isu apa yang hendak diangkat, bagaimana pembahasannya serta bagaimana diskusi penutupnya. 
  2. Hardware
    Kamu bisa menggunakan smartphone (Android/iPhone), laptop kamu (OS bebas, bisa Mac, Windows hingga Linux). 
  3. Software
    Browser buat akses ke anchor.com. Kamu juga boleh download audacity untuk editing suara, meski sifatnya opsional alias gak harus ada.
  4. Musik latar belakang (background music)
    Ini juga opsional. Tetapi, untuk mendukung suara kamu supaya lebih nyaman didengar, menggunakan musik yang diputar sayup-sayup di belakang suara kamu akan lebih membuat gambaran suasananya. Tentu saja, jenis musik disesuaikan dengan tema yang kamu bawakan, ya. Jangan sampai suasana curhat yang sendu, musik latar yang kamu pasang malah rock atau nada-nada yang ceria. Ya gak nyambung, euy.

Langkah dan Cara Mudah Membuat Podcast

Kali ini, akan dijelaskan perihal membuat podcast dengan menggunakan laptop dengan sistem operasi Windows 7 yang terkoneksi internet dan sudah terinstall Audacity.

1. Membuat script alias naskah

Misalkan pada episode perdana ini akan membahas tentang β€œKenapa orang susah move on”. Maka hal pertama yang dilakukan adalah menggali pengetahuan tentang hal itu. Bisa dari googling atau cukup berdasarkan pengalaman pribadi, atau pengalaman orang lain. Semakin banyak bahan bacaan dan pengalaman, maka semakin kaya konten yang kamu buat. 

Menulis script adalah mirip dengan menulis blog yaitu secara kronologis dan runut. Dimulai dari perkenalan singkat berikut tema podcast kali ini apa, kemudian latar belakang kenapa mengangkat tema itu. Selanjutnya pembahasan kemudian penutup dengan interaksi ke pendengar tentang tema tadi.

2. Latihan membaca script berulang

Setelah script jadi, sekarang adalah waktunya latihan dengan merekam menggunakan stop watch (di smartphone kan ada fitur ini, atau online juga ada). Dikarenakan tidak ada batasan waktu ideal merekam podcast itu berapa menit, maka menghitung waktu ini lebih ke perkiraan saja.

Misalnya kamu merekam latihan nge-podcast ini 2 menit saja, kemudian merasa kurang panjang, artinya scriptnya harus diubah menjadi lebih detil. Hal yang harus diingat adalah tidak perlu menambah kata atau kalimat yang tidak perlu, ya.

3. Coba merekam

Selesai 1-2 kali latihan, maka saatnya untuk merekam. Caranya adalah: silakan ke anchor.fm dan di sana akan ada pilihan untuk download apps di smartphone Android dan iPhone serta silakan scroll ke bawah maka kamu akan melihat Ready to Make Your Own Podcast yang akan mengarahkan kamu menuju halaman untuk sign up (daftar).

Setelah menyelesaikan urusan pendaftaran yang mudah, kemudian kamu akan masuk ke dashboard anchor.fm kemudian kamu tinggal pilih Create Your Episode dan disarankan pilih langsung rekam (record) dari browser kamu.

Dashboard di anchor.fm

Setelah merekam, kamu juga bisa menyusun episode dan edit dengan musik latar (background music) biar lebih hidup hasilnya.

4. Dengarkan hasil rekaman

Setelah merekam, kamu dengarkan lagi bagaimana hasilnya. Hasil rekaman di anchor.fm relatif sudah minim noise suara, meski hanya menggunakan microphone bawaan laptop. Kalau kamu masih punya waktu, boleh banget rekaman lagi ke 2 hingga 3 kalinya. Kemudian kamu bandingkan, lalu pilih rekaman mana yang paling kamu sreg.

5. Puas hasilnya? Upload!

Langkah terakhir kamu tinggal save episode saja, maka anchor.fm akan mengupload podcast kamu tidak hanya di anchor FM, tetapi kesemuanya total ke 6 platform yaitu: Anchor, Spotify, Breaker, Google Podcast, Pocket Casts dan Radiopublic.

SELESAI.

Tetapi… ada tetapinya ya. Dengan menggunakan cara di atas, maka hasil rekaman final kamu akan ada semacam iklan (credit) tentang anchor.fm pada bagian akhir rekaman. Agar tidak ada iklan, maka kamu bisa mendownload rekaman kamu dan dipoles di Audacity, kemudian diupload lagi.

Cara Memoles Podcast Agar Lebih Menarik dengan Audacity

Kali ini ditujukan untuk kamu yang ingin podcast lebih menarik (dan tidak ada iklan anchor.fm), maka kamu bisa lebih leluasa meng-edit hasil rekaman kamu. Untuk ini kamu perlu Audacity, sebagai salah satu software editing suara yang powerful meskipun gratis.

memoles audio pakai audacity termasuk dalam cara mudah membuat podcast gratis
Audacity software gratis yang lengkap banget fiturnya.

Urutan langkah mudah memoles rekaman suara di Audacity adalah sebagai berikut:

  1. Buka Audacity
    Ya iyalah, mau edit file audio ya yang dibuka software Audacity lah ya πŸ˜€
  2. Import audio file rekaman kamu
    Kamu bisa import audio hasil rekaman kamu di anchor.fm dengan mendownloadnya dengan memilih titik 3 (…) di sebelah kanan rekaman kamu dan pilih download audio file dalam format .webm.
    Format .webm ini bisa langsung kamu gunakan di Audacity dengan menginstall plugin. Kalau kamu tidak mau repot install plugin, kamu bisa ke convertio untuk merubah audio dari webm ke mp3 di sini.
  3. Edit rekaman kamu
    Di Audacity, kamu bisa lakukan banyak hal. Yang penting adalah cropping audio, geser timeline audio, bahkan kamu bisa edit pitch audio pada waktu tertentu saja. Oh Iya, kadang suara rekaman kamu terburu-buru atau terlalu lambat kan? Nah, di Audacity kamu bisa mempercepat atau memperlambat rekaman suara kamu agar bisa lebih pas dengan background musik yang akan kamu pakai.
  4. Import musik latar belakang (background music)
    Dengan memasang background music yang pas, maka atmosfer saat kamu ngomong akan semakin kuat. Misalnya, kamu pasang musik jazzy sayup-sayup maka kesan yang didapat seperti kamu sedang rekaman di cafe yang mahal. Tentu saja, jenis background music akan mempertebal suasana yang hendak kamu bangun. Misalnya kamu sedang membawakan sesi curhat, maka pilihlah musik yang pelan dan mellow. 
  5. Export as MP3
    Selesai puas mengedit audio rekaman dan background music-nya, maka kamu tinggal export to MP3. Oh iya, pilihan kualitas rekaman disarankan yang extreme sudah enak lho kualitasnya. 
  6. Upload di anchor.fm
    Terakhir, kamu tinggal upload MP3 akhir hasil editing audio kamu di anchor.fm dan save episode dan kamu ikuti petunjuk mudah disana. Voila… 

Demikianlah rangkaian cara mudah membuat podcast ini disampaikan. Semoga jelas yak … Kalau semua sesuai prosedur di atas, dalam 1 jam kamu udah bisa lho bikin podcast perdana kamu. Yok Semangat!

Silakan tulis di komentar, apabila ada yang ditanyakan πŸ™‚

About arigetas 162 Articles
Family man. Ayah dua orang putra yang suka iseng, absurd, guyon receh serta hobi main badminton. Terkadang bisa serius.

73 Comments

  1. Aku termasuk orang yang beneran malu di depan kamera, 2018 merupakan tahun aktif ngevlog untuk menunjang usaha, dan aku dijadikan object di depan kamera. Bisa kelihatan aku canggung karena malu.

    Trus, di September 2019 kenal Podcast. Sudah bikin tapi isinya ga jelas juga, hahaha.
    Tapi, emang ingin aktif di Podcast selain nulis karena kayanya asyik saja ngomong gitu, hahaha.

    Cuma, belum tahu mau ngomongin apa. Yang sebelumnya tentang sales dan Marketing πŸ˜€

    • Hahaha. lah sepertinya aku sama juga mba. Kapan tu cuma seperti men-challenge diri sendiri untuk bikin podcast. Setelah bikin, baru kepikiran membuat tulisan tentang ini. Daaannn.. sampai hari ini, isi podcast aku ya gitu-gitu doang belum nambah.

      *duh malu aku πŸ˜€

    • Prinsipnya bisa, org bayar buat dengerin podcast. Ada opsinya di anchor.fm

      Tapi, kalau kasus aku.. siapalah aku kak .. lha artis2 aja podcastnya gratisan 😁

  2. Perasaan baru dua minggu lalu ya bahasan mengenai podcast ini jadi topik hot di grup, eh sudah jadi tulisan yang bernas banget dan bisa jadi panduan bagi yang mau bikin podcast. Mas Ari keren euy.

    • Awalnya juga bermaksud paling 500 kata aja, yang penting artikel update, eh ternyata malah 1000-an kata. ahahaha.
      Terima kasih compliment-nya mbak .. it means a lot.

  3. Akhirnya, ada juga tutorial buat podcast yang mudah dipahami oleh saya πŸ˜€ sudah beberapa kali browsing, tapi saya nggak paham-paham. Di sini penjabarannya lumayan mudah untuk orang awam :>

    Tinggal belajar cara bicaranya agar terdengar renyah dan nggak membuat sakit telinga ya, mas πŸ˜€

  4. aku sepertinya masih bertahan untuk jadi blogger saat ini, belum minat jadi podcaster. mungkin nanti kalau sudah PD. soalnya suaraku jelek mas, cenderung cempreng. gak ada merdu-merdunya kyk suara perempuan. malah mirip seperti orang ngajag gelud / berantem. hahahha…

  5. Ternyata tak serumit yang kubayangkan mas. Liat tutorial ini berasa tercerahkan hehe. Walaupun gak tau sih aku bakal nyobanya kapan. Soalnya lebih suka bercerita secara tulisan daripada lisan πŸ™‚

  6. Aku malah lebih belepotan ngomong langsung daripada ngomong lewat tulisan. Kalau enggak gagap ya suka tanpa titik koma. Tapi bolehlah nanti aku coba-coba bikin podcast biar terbiasa bercerita lewat suara. Makasih tutorialnya mas. Ternyata tidak serumit yang kubayangkan hehe. Jadi mengingat-ngingat terakhir pakai audacity kapan ya hmm

  7. Kayaknya 2020 ini bakal jadi tahunnya podcast. Eh udah sejak tahun lalu deh. Dulu sering dengerin ocehan orang begitu juga di soundcloud gitu, tapi baru tahu beberapa bulan ini kalau namanya podcast.

  8. Saya pernah pakai software Audacity ini, sangat bermanfaat. Btw, anchor fm itu biasanya ada semacam watermark di rekamannya ya Mas?

    • Ada watermark d ending rekaman, kalau rekam di anchor.fm langsung publish. Kalau saya, anchor.fm hanya untuk merekam saja karena udah auto minim noise. Trs rekaman didownload, dipoles d audacity baru diuplad d anchor fm … sehingga tanpa ada watermark.

  9. Wah…ini tutorial komplet, walaupun tetap aja aku engga pede bikin. Suaraku itu lembut (kata orang-orang), baru akhir-akhir aja bisa agak keras. Mungkin karena terlatih depan kelas. Haha…

  10. Mantap ini tutorialnya.
    Saya sama anak-anak kadang bikin rekaman saat membaca buku dengan suara keras plus perubahan intonasi dan warna suara kala ada dialog. Ntar tawarin ke anak-anak ah, boleh di upload atau nggak rekamannya

  11. mas kalo uploadnya ke spotify bisa juga gak sih? Ada temenku juga yang main podcast, dia uploadnya di Yt hihi. Bagiku fitur-fitur yang dijelasin diatas baru aku tau semua nih, izin mau bookmark buat dibaca nanti sambil aku praktekin, skrg lagi olah suara biar lembut haha

  12. OOoh gitu toh caranya, susah-susah gampang kayaknya. Tapi saya masih ada PR nih untuk bikin vlog sharing di youtube. Baru deh nanti merambah ke podcast. Tapi kalau dengerin podcast saya suka. Biasanya tentang finansial atau wawancara tokoh inspiratif. Kalau mas Ari bikin podcast tentang apa nih selain susah move on? Hehe

  13. Pengen sih bikin podcast, tapi suka gak pede kalo denger suara sendiri, soalnya saya cadel, gak bisa ngucap huruf ‘R’. Kalo ngobrol sehari-hari gak kentara, tapi kalo di rekaman audio, kentara banget.

    • Lah cadel itu unik lho. Bagi aku sih, nggak penting cadel apa nggak, lha selama suaranya tidak ada noise, volume naik turun, ngomon tidak terlalu cepat dan materinya OK, ya pasti didengerin mbak.

      Btw, aku modal nekat sih bikin kemarin tu.

  14. Wah, ilmu baru. SUdah lama pengen punya podcast. Tapi masih ragu dengan perangkat yg saya punyai. Kurang memuaskan suaranya. Ternyata bisa pakai aplikasi lain. Makasih, ya. Ntar aku coba.

  15. Audacity tu bisa lewat hp nggak sih mas? Saya pernah nyoba download di komputer tapi gagal.kalau zaman dulu saya pakai voice edit cool edit pro. Lumayan mudah mengaplikasikan, sayangnya harus lewat pc. Moga makin Sukses ya mas Ari

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*